Penggunaan Mortar Refraktori

Penggunaan Mortar Tahan Api yang Benar

Penggunaan mortar tahan api dalam konstruksi cerobong asap kiln masonry, terowongan pembakaran, dinding kiln, dan kotak api telah secara signifikan membantu dalam menurunkan biaya kiln masonry. Lapisan dapat ditambahkan sebagai pelindung dengan mengolesi mortar tahan api, juga dikenal sebagai mortar untuk bata api (refraktori).

Mortar tahan api umumnya digunakan dalam oven kokas, tungku udara panas tinggi, tungku pembuatan beling, dan tungku industri lainnya karena pelepasan termal yang sangat baik. Pada saat yang sama, karena hampir semua bahan baku tahan api dapat digiling menjadi bubuk dan digunakan untuk membuat mortar suhu tinggi, mortar tersebut dapat digunakan sebagai bahan sambungan bata tahan api. Oleh karena itu disebut mortar untuk bata api. Mortar tahan api digunakan di tempat-tempat yang membutuhkan bata tahan api. Oleh karena itu, mortar tahan api banyak digunakan pada peralatan teknik termal di industri seperti metalurgi, bahan bangunan, permesinan, petrokimia, kaca/ beling, boiler, listrik, baja, semen, dan industri lainnya.

Kesulitan yang Terkait Dengan Penggunaan Mortar Tahan Api

Karena berbagai bata tahan api dan berbagai kondisi kerja kiln yang berbeda, spesifikasi penggunaan mortar tahan api bervariasi. Lapisan tahan api rentan terhadap kegagalan jika tidak digunakan dengan benar. Saat membuat mortar tahan api clay, misalnya, hanya clay tahan api yang digunakan, tanpa dicampur dengan semen, menghasilkan mortar tahan panas dengan kelekatan dan kekuatan yang buruk. Selain itu, karena suhu tinggi, ia kehilangan efek pengikatannya dan menjadi tepung, memungkinkan tubuh bata melonggar dan jumlah batu bata sering turun.

Umum Lebih Menyukai Mortar Tahan Api. Mengapa?

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa lebih memilih mortar tahan api buatan pabrik karena lebih mudah diakses, lebih aman, lebih nyaman digunakan, dan siap tersedia. Pelanggan juga mungkin mengharapkan pemasangan berkualitas tinggi dari mereka. Mortar tahan api juga sesuai dengan kode bangunan yang diperlukan untuk digunakan dalam konstruksi. Mortar tahan api dapat menahan suhu ekstrim sambil tetap tahan asam. Karena karakteristik ini, bahannya adalah yang paling umum dalam bahan tahan api.

Jenis Mortar Tahan Api dan Aplikasinya

Mortar Hidraulik Setting

Ini juga dikenal sebagai mortar tahan api yang tidak larut dalam air dan secara luas dianggap sebagai mortar tahan api terbaik yang tersedia. Mortar pengaturan hidraulik adalah campuran agregat dan pengikat yang dapat menahan suhu 1499 derajat Fahrenheit setidaknya selama 6 jam. Tahan asam, tidak larut dalam air, dan satu-satunya jenis mortar tahan api yang direkomendasikan untuk memasang pelapis saluran buang tanah liat hanyalah beberapa manfaat dari mortar tahan api yang tidak larut dalam air. Dalam hal kemampuan kerja dan perawatan, mortar hidraulik setting identik dengan mortar berbasis Portland. Selanjutnya dibandingkan dengan pre-mixed, lebih mudah untuk dikirim dan disimpan. Mortar tahan api jenis ini dikemas kering dan tidak perlu dipisahkan, dikeraskan, atau dibekukan sebelum digunakan. Akhirnya, dapat digunakan untuk meletakkan bata tahan api, set ruang asap, pemasangan saluran buang tanah liat, dan gunakan di luar.

Pre-mixed atau Air-drying Mortar Refraktori

Mortar tahan api pre-mixed adalah campuran dari tanah liat, agregat, dan bahan pengikat seperti silikat cair, mortar tersebut sedikit kalah daripada mortar pengaturan hidrolik, misalnya setelah dikeringkan, larut dalam air dan membutuhkan waktu lama untuk mengering di lingkungan basah. Selanjutnya, efflorescence dapat disebabkan oleh mortar yang sudah dicampur atau dikeringkan. Tersedia juga dalam ember siap pakai dengan konsistensi senyawa drywall dan dapat diencerkan dengan air. Selanjutnya, dalam pengaturan panas dan kering, Mortar yang kering dengan udara lebih disukai karena tidak mengering secepat bentuk mortar lainnya. Antara lain digunakan dalam pembuatan kiln dan tungku.

Mortar Campuran di Tempat Kerja

Pasir, fire clay, semen portland, dan kapur digunakan untuk membuat mortar jenis ini tidak lagi umum. Mortar jenis ini dapat menahan suhu tinggi, tetapi setelah mendingin, pengikatnya hilang, dan tidak dapat lagi melakukan pekerjaannya. Akibatnya, bentuk mortar ini tidak direkomendasikan untuk area yang sering terkena suhu tinggi.

Tips Penggunaan Praktis Mortar Tahan Api

  • Dalam oven berkualitas tinggi, ketebalan maksimum mortar tahan api biasanya 6 mm.
  • Jika mortar lebih tebal dari 6 mm, mortar akan menyusut, meninggalkan ruang di antara batu bata.
  • Untuk lokasi yang jauh dari permukaan panas, ketebalan mortar lebih dari 6mm diperbolehkan.
  • Hanya mortar tahan api yang dapat digunakan untuk menjaga agar bangunan bata tetap kokoh dan aman. Tidak boleh ditinggalkan di tempat terbuka pada permukaan yang panas.
  • Gunakan rekomendasi kode yang relevan untuk menentukan jumlah hari antara penyelesaian konstruksi dan paparan mortar ke suhu tinggi.

Kesimpulan

Memilih mortar tahan api yang tepat untuk pekerjaan itu sangat penting, dan begitu juga menemukan profesional yang dapat Anda andalkan. Penggunaan mortar tahan api memerlukan tingkat pengalaman yang hanya dapat diperoleh melalui latihan bertahun-tahun. Pilih mortar tahan api Anda dengan hati-hati dan yakin dapat memenuhi kebutuhan Anda. >>Hubungi kami<< sekarang untuk mendapatkan penawaran harga atau untuk informasi lebih lanjut. Kami menjual berbagai jenis mortar tahan api, kunjungi halaman >>Produk<< untuk detail lebih lanjut.

 

 

Terjemahan bebas dari : myvigour .com

 

 

 

2021-07-27T14:42:37+00:00